Pelanggan internasional silakan kirim email ke tim layanan pelanggan jika ada pertanyaan.
Anda di sini: Rumah » Berita » Pengelasan busur terendam - teknologi pengelasan pipa paling praktis!

Pengelasan busur terendam - teknologi pengelasan pipa paling praktis!

Dilihat: 13     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 14-10-2022 Asal: Lokasi

Menanyakan

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
bagikan tombol berbagi ini

Proses pengelasan busur terendam sangat ideal untuk aplikasi penting dalam pipa, bejana tekan dan tangki, fabrikasi rel dan konstruksi besar, dengan bentuk kawat tunggal yang paling sederhana, konstruksi kawat ganda, konstruksi kawat ganda tandem dan konstruksi multi kawat.

Proses pengelasan busur terendam dapat memberikan manfaat bagi pengguna dalam banyak aplikasi pengelasan, mulai dari peningkatan produktivitas hingga perbaikan lingkungan kerja hingga memastikan kualitas yang konsisten, dan banyak lagi. Pabrikan logam yang sedang mempertimbangkan perubahan dalam proses pengelasan busur terendam harus memikirkan banyak manfaat yang dapat mereka peroleh dari proses ini.


Pengetahuan dasar tentang pengelasan busur terendam

Proses pengelasan busur terendam disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi industri berat seperti jaringan pipa, bejana tekan dan tangki, fabrikasi lokomotif, dan konstruksi/penggalian berat. Ideal untuk industri yang membutuhkan produktivitas tinggi, terutama yang melibatkan pengelasan material yang sangat tebal, banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dari proses las busur terendam. Tingkat deposisi dan kecepatan pergerakannya yang tinggi dapat berdampak signifikan terhadap produktivitas pekerja, efisiensi, dan biaya produksi, yang merupakan salah satu manfaat utama dari proses pengelasan busur terendam. Keuntungan lainnya termasuk pengelasan dengan sifat kimia dan mekanik yang sangat baik, visibilitas busur minimal dan asap pengelasan rendah, peningkatan kenyamanan di lingkungan kerja, dan bentuk las serta garis kaki yang baik.


Pengelasan busur terendam adalah mekanisme pengumpanan kawat yang menggunakan fluks granular untuk memisahkan busur dari udara. Sesuai dengan namanya, busur terkubur dalam fluks, artinya ketika parameter diatur, busur tidak terlihat bersama dengan lapisan aliran fluks berikutnya. Kawat diumpankan secara terus menerus oleh obor yang bergerak sepanjang lapisan las. Busur memanas dan melelehkan sebagian kawat, sebagian fluks, dan bahan dasar membentuk genangan cair, yang mengembun membentuk las yang dilapisi lapisan terak. Bahan las dapat dilas dengan kisaran ketebalan 1/16'-3/4' dan dapat dilas dengan penetrasi 100% dalam satu lintasan, atau dalam beberapa lintasan jika ketebalan dinding tidak dibatasi dan lasan telah diolah terlebih dahulu dengan benar untuk memilih kombinasi fluks kawat yang tepat.


Pemilihan fluks dan kawat las

Memilih fluks dan kawat yang tepat untuk proses pengelasan busur terendam tertentu sangat penting untuk mencapai hasil optimal dalam menggunakan proses tersebut. Meskipun proses pengelasan busur terendam saja sudah efisien, produktivitas dan efisiensi bahkan dapat ditingkatkan berdasarkan kawat dan fluks yang digunakan. Fluks tidak hanya melindungi kolam las, namun juga berkontribusi terhadap sifat mekanik dan produktivitas las. Formulasi fluks mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap faktor-faktor tersebut, mempengaruhi daya dukung arus dan pelepasan terak. Kapasitas dukung arus berarti efisiensi pengendapan setinggi mungkin dan profil las berkualitas tinggi dapat diperoleh. Pelepasan terak dari fluks tertentu mempengaruhi pilihan fluks, karena beberapa fluks lebih cocok untuk beberapa desain las dibandingkan yang lain.


Opsi pemilihan fluks untuk pengelasan busur terendam mencakup jenis las aktif dan netral. Perbedaan mendasarnya adalah fluks reaktif mengubah sifat kimia las, sedangkan fluks netral tidak. Fluks aktif ditandai dengan masuknya silikon dan mangan. Elemen-elemen ini membantu menjaga kekuatan tarik las pada masukan panas yang lebih tinggi, membantu menjaga kelancaran lasan pada kecepatan gerak yang lebih tinggi, dan menghasilkan pelepasan terak yang baik. Secara keseluruhan, fluks reaktif dapat membantu mengurangi risiko kualitas las yang buruk, serta biaya pembersihan dan pengerjaan ulang pasca-las yang mahal. Namun perlu diingat bahwa fluks reaktif biasanya paling cocok untuk pengelasan satu lintasan atau dua lintasan. Fluks netral lebih baik untuk las multi-pass yang besar karena membantu menghindari pembentukan las yang rapuh dan sensitif terhadap retak. Ada banyak pilihan kawat berbeda untuk pengelasan busur terendam, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Beberapa kabel diformulasikan untuk mengelas pada masukan panas yang lebih tinggi, sementara kabel lainnya dirancang khusus untuk memiliki fluks guna membantu membersihkan paduan untuk pengelasan. Perhatikan bahwa interaksi kimia kawat dan masukan panas mempengaruhi sifat mekanik las. Produktivitas juga dapat ditingkatkan secara signifikan dengan pemilihan logam pengisi. Misalnya, penggunaan kawat inti logam dengan proses pengelasan busur terendam dapat meningkatkan efisiensi pengendapan sebesar 15 hingga 30 persen sekaligus memberikan profil penetrasi yang lebih luas dan dangkal dibandingkan menggunakan kawat padat. Karena kecepatan pergerakannya yang tinggi, kawat berinti logam juga dapat mengurangi masukan panas untuk meminimalkan risiko distorsi las dan terbakar. Jika ragu, konsultasikan dengan produsen logam pengisi untuk menentukan kombinasi kawat dan fluks mana yang paling cocok untuk aplikasi tertentu.

Sumber Daya Pemasok

Layanan Produsen

© HAK CIPTA   2023  INWELT SEMUA HAK DILINDUNGI.